Sumpah Palapa Berdarah: Karya S. Herianto

 

Sumpah Palapa Berdarah: Karya S. Herianto
Sumpah Palapa Berdarah: Karya S. Herianto

Di balik gemerlap nama besar Majapahit, sejarah sering berhenti pada kata “kejayaan.” Namun Sumpah Palapa Berdarah menembus lapisan mitos itu dan membawa pembaca masuk ke ruang-ruang gelap tempat ambisi, intrik, dan darah menjadi harga sebuah persatuan.

Melalui narasi yang tajam dan analitis, S. Herianto merekonstruksi periode paling menentukan dalam sejarah Majapahit: saat Patih Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa dan menjadikannya lebih dari sekadar janji politik. Ia mengubahnya menjadi proyek hegemoni besar yang menuntut penaklukan, pengorbanan pribadi, serta legitimasi ideologis yang dibungkus dalam simbol spiritual. Di sini, Gajah Mada tidak hanya tampil sebagai arsitek Nusantara, tetapi juga sebagai figur kompleks—strateg, asket, sekaligus operator kekuasaan yang tak segan melampaui batas tata krama demi visi imperialnya.

Buku ini mengupas konsolidasi berdarah di Jawa, ekspedisi militer ke Sumatra dan Semenanjung Melayu, penaklukan Bali dan kawasan timur, hingga tragedi Bubat yang mengguncang martabat dan harga diri kerajaan. Setiap bab menghadirkan pertanyaan yang mengusik: apakah penyatuan selalu identik dengan kemuliaan? Ataukah ia lahir dari luka yang sengaja dilupakan?

Sumpah Palapa Berdarah adalah pembacaan ulang yang berani—sebuah tafsir revisionis yang tidak hanya merayakan imperium, tetapi juga mengungkap biaya kemanusiaan di baliknya. Buku ini mengajak pembaca menimbang kembali makna persatuan, kekuasaan, dan warisan sejarah yang hingga kini masih menghantui imajinasi Nusantara.

 

Post a Comment

0 Comments